Morning Coffee dan Coffee Break

dipersembahkan untuk sesama penggemar kopi

Bagi sekelompok atau sebagian orang kopi adalah kegemaran bahkan sumber kehidupan. Tak ada kopi, tak ada hidup. Akan tetapi, bagi sebagian yang lain kopi hanya—atau bisa—sebagai selingan pada saat kepingin saja.

Bagi sesama penggemar bahkan penggila kopi, saya ingin berbagi beberapa hal yang pernah saya baca: me-manage minum kopi agar tetap sehat, mengingat kandungan kafein yang terdapat pada kopi bisa berakibat buruk jika tidak kita perhatikan kadarnya.
Pertama, mengatur dosis minum kopi. Berdasarkan penelitian—maaf saya tidak tahu penelitian dilakukan oleh siapa, kapan, dimana, dan terhadap kopi mana mengingat kopi juga macam-macam: ada kopi lampung, kopi aceh, kopi medan, kopi wanema, dll, dan siapa tahu setiap kopi tersebut kandungan kafeinnya juga berbeda-beda—dosis aman untuk minum kopi adalah 1-2 cangkir dalam sehari—jangan-jangan ada yang bertanya lagi: satu cangkir isinya berapa liter mas? Jika kita minum lebih dari dosis tersebut kandungan kafein yang terserap oleh tubuh—katanya—bisa meningkatkan tekanan darah kita. Jadi ada baiknya kita minum tidak lebih dari 2 cangkir kopi dalam sehari.
Kedua, selain takaran atau dosis kopi yang kita minum, kita juga diharapkan untuk bisa mengenali kondisi tubuh kita: sedang fit atau tidak. Kalau kondisi tubuh sedang tidak fit, atau daya tahan tubuh turun, ada baiknya kita mengurangi dosis minum atau tidak minum kopi dulu. Berhenti minum kopi juga baik dilakukan saat kita sedang susah tidur, emosional, gelisah, atau pada saat jantung berdebar.
Ketiga, selain kita mengurangi kopi, kita juga perlu tahu atau mengenali makanan atau produk lain yang memiliki kandungan kopi, seperti permen kopi, minuman penyegar, teh, atau coklat. Ini penting agar kita tidak sia-sia dalam mengurangi minum kopi untuk tujuan mengurangi kafein: tidak minumkopi, tapi mengonsumsi makanan lain yang mengandung kopi.
Keempat, cara mengolah kopi juga perlu diperhatikan. Setiap kita meminum kopi, kita akan kehilangan beberapa miligram kalsium. Untuk mengatasinya kita bisa menambahkan susu sebagai paduan minum kopi, atau membuat espresso latte. Namun untuk menghindari kurangnya kalori, sebaiknya kita menghindari mencampur kopi dengan cream.
Kelima, wanita hamil, penderita darah tinggi, penderita penyakit jantung, orang-orang berkolesterol tinggi, orang tua, dan anak-anak sebaiknya tidak mengonsumsi kopi.

Nah, itu saja…semoga bermanfaat. Informasi lebih lanjut hubungi dokter atau pihak-pihak berwenang… 

Thanks.
secangkir kopi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s