ndongeng

Suatu hari temanku bercerita tentang kisah hidupnya yang pahit menjerat, katanya. Aku bilang, tidak ada kok jalan hidup yang lurus-lurus saja. Kalau demikian, bisa jadi terlalu enak hidup manusia.
Katanya orang hidup mesti berjuang, mesti berusaha.
Tapi katanya lagi, tapi perjuanganku sudah begitu panjang dan berat. Sepertinya tak kuat lagi melanjutkan. Apalagi perbekalanku semakin menipis. Sementara musuh masih bergitu banyak. Lahan jajahan masih begitu luas. Hutan begitu lebat. Laut begitu luas.
Sepertinya itu tidak mungkin. Ia begitu pesimis dan hilang semangat.
Aku mengernyitkan dahi. Tak ada yagn bisa ku perbuat untuknya.

One thought on “ndongeng

  1. Aku juga bilang gitu padanya. akhirnya..semalam dia packing semua yang dia punya. sebelum fajar dia sudah pergi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s