STRUKTURALISME DALAM ESTETIKA DAN DALAM STUDI SASTRA (Jan Mukarovsky)

Oleh:Suseno

Jan Mukarovsky (1891-1975) adalah seorang ahli estetika terkemuka dalam lingkaran Praha. Ia turut aktif dalam usaha mendewasakan Sekolah Praha. Beberapa karyanya yang ikut memopulerkan ajaran (tenet) Sekolah Praha antara lain “Strukturalisme untuk Siapa Saja” (interview tahun 1942), “Strukturalisme” (kuliah pada Istitut Des Etudes Slaves di Paris tahun 1946), dan “Basis Konseptual Teori Ilmu Czechoslovakia” (esai yang diterbitkan tahun 1947). Selanjtunya artikel berjudul “Estetika Struktural” dan “Studi Sastra Struktural”, merupakan dua bagian artikel yang awalnya muncul secara independen sebagai entri ensiklopedia.
Tema sentral dari artikel-artikel Mukovsky adalah membedakan strukturalisme dari trend-trend intelektual dengan sekolah-sekolah lain. Ia dan anggota lingkaran Praha mendefinisikan identitas kelompok mereka ke dalam dua cara komplementer: secara historis dan secara epistemologis. Historis, mendeskripsikan strukturalisme secara umum; epistemologis mendeskripsikan versi khusus Praha. Dalam pendirian pascapositivis, Sekolah Praha merepresentasikan sebuah posisi epistemologis tertentu—sebuah kerangka konseptual referen yang didasarkan antara a priori pra-anggapan filosofis dan data yang dikaji. Apa yang membuat Sekolah Praha berbeda dari kelompok-kelompok lain yang mengklain label ‘strukturalisme’ adalah sifat sitem konseptualnya, saling pengaruh dugaan-dugaan struktur, tanda, dan fungsi di dalamnya.
Esai ini telah memberi jasa pada strukturalisme. Tulisan lanjutan Mukarovsky yang dimunculkan pada edisi perluasan kedua pada setiap tahun telah memarkai akhir dari strukturalisme di Czechoslovakia. Tahun 1948 komunis mengambil alih dengan mendirikan Marxisme sebagai dogma resmi, dan tahun 1948 menjadi akhir yang sebenarnya bagi strukturalisme Praha. Pada Juli 1949 Roman Jakobson, sebagai wakil pemimpin, menulis: “Teror otoritas Moskow pada ranah linguistik pada saat ini adalah penuh dengan konsekuensi dibanding sebelum perang dengan Marxisme. Selama tahun akademik lalu aktivitas linguistik brilian Czekoslovakia mulai diresimentasi pada model Moskow. Lingkaran Linguisitk Praha harus mengumumkan dan menerbitkan seri tobat dan untuk mengingkari ikatannya dengan kesarjanaan Barat dan dengan masa lalunya sendiri, untuk meninggalkan strukturalisme dan untuk mengumpulkan panji materialisme dialektis dan doktrin Marxis. Reaksi linguis Ceko terbaik untuk batasan ini hanyalah tragis.”
Studi sastra dan estetika bertemu dengan nasib yang sama, dan Mukarovsky, secara teliti peduli pada “petunjuk teori ilmu saat ini”. Ia pun cepat menyesuaikan dengan situasi baru. Dia menolak strukturalisme sebagai produk sebuah kesarjanaan burjois yang menumbangkan kesadaran pekerjaan dengan menstir sebuah ketidakpercayaan kuasa bahasa, menyebarkan individualisme dan subjektivisme, merahasiakan kontradiksi dalam yang tak larut dari pembinasaan kapitalisme.” Marxis menunjukkan bahwa kapitalisme menyediakan lingkungan yang lebih merangsang untuk pikiran sarjananya.
Sejak terjadinya perkenalan tulisan pertama para kritikus berbahasa Inggris dengan tulisan Mukarovsky, citra negaranya telah mengikuti citra dari Sekolah Praha. Selama tahun 50 dan 60-an strukturalisme Praha telah dipahami secara eksklusif sebagai sebuah fokus linguistik. Karya-karya terjemahan Mukarovsky yang merupakan esainya dalam stilistika sebagai buktinya. Tahun 1970 merupakan monograf aksiologi estetis yang diadakan untuk pembaca Inggris. Pandangan Mukarovsky ini terlihat dalam tulisan-tulisan sastra, estetika, dan ilm lain diantaranya: The Word and Verbal Art (1977) dan Structure, Sign, and Function (1978).

Lalu bagaimana pendapat Mukarovsky mengenai Strukturalisme baik sebagai ilmu, estetika, maupun dalam sastra?

2 thoughts on “STRUKTURALISME DALAM ESTETIKA DAN DALAM STUDI SASTRA (Jan Mukarovsky)

  1. saya pikir sangat banyak objek yang bisa dikaji atau menjadi kajian tinggal bagaimana kita mampu menangkap persoalan yang diungkap/yang ada di dalam karya tersebut kemudian mengemasnya menjadi permasalahan/topik penelitian.
    tips: (dari guru saya) untuk melakukan penelitian, hal yang harus kita miliki terlebih dahulu adalah permasalahan karena hakikatnya permasalahan itu yang akan kita cari jawabannya, yang akan kita kembangkan sebagai penelitian. sedangkan untuk memulai/mencari permasalahan [ide penelitian] kita bisa mulai dengan mengamati isu-isu/wacana sosial yang sedang hangat terjadi di sekitar kita; kemudian coba hubungkan ke karya sastra, cari karya sastra yagn berbicara hal tersebut/mirip hal tersebut; lalu tangkap pesannya; rumuskan sebagai permasalahan; cari teori yang cocok; dan mulailah mendesain/merancang penelitian.

    semoga sukses.
    salam,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s