Bicara aku padamu

Bicara aku padamu wahai jiwa yang beku
lepas dihantam badai
dan butiran-butiran salju
bulan november tahun itu

  • itulah malaikat jantan yang datang menyusup malam
    lewat bisik angin pada dedaunan
    pada karang dihempas gelombang
    menitip pesan pada gelisah pasir di lautan pinggir
  • ya, bicara aku padamu
    seperti jauh sebelum bulan itu
    kala petir bengir gempar menyambar
    kala malam muram ditinggal rembulan
    bicara aku padamu
    dalam kerlipan bintang
    jiwaku hadir bersama desahku

  • dan persis seperti malam ini
    kala dentuman meriam berlesapan
    menggetar hati narapidana
    dan ribuan kunang-kunang bubar dihempasnya
    berbicara aku terus padamu
    meski tinggal bisik yang ku mampu
    tentang jalan itu
    tentang padang ilalang
    tentang kubah
    tentang bus kota
    dan tentang pohon tua di pinggir jendela
  • aku meneteskan air mata

    • Yogyakarta, 31 Desember 2007
      Ketika ponselku bicara duatiga-empatlima

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s